Tampilkan postingan dengan label All Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label All Sport. Tampilkan semua postingan

Karate Indonesia Tambah 3 Medali Emas Dengan perolehan delapan medali emas, kontingen Karate telah melampaui target KONI.

Indonesia kembali menambah pundi-pundi medali emas dari cabang olahraga Karate. Setelah kemarin kontingen Karate mengumpulkan lima emas, siang ini, Minggu 13 November 2011, tim Karate Indonesia kembali mendapatkan tambahan tiga medali emas dari nomor Kumite. 

Dengan tambahan tersebut, secara keseluruhan Indonesia telah mengumpulkan delapan medali emas dari cabang Karate. Tiga emas tambahan dari Karate tersebut dipersembahkan Dony Dharmawan di Kumite putra -60 kg, Jintar Simanjuntak di Kumite putra -67 kg dan Yulanda Asmuruf di Kumite putri -68 kg. 

Pada final di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Dony mengalahkan karateka Vietnam, Nguyen Hoang Hiep dengan skor 3-1. Jintar mengalahkan karateka Brunei, Mohammad Fadilah bin Hj Sanif, sedangkan Yulanda berhasil menang atas karateka Vietnam, Thi Trieu 8-4.

Sementara di nomor Kumite putra -75 kg, karateka Indonesia, Christo Mondulu, gagal mengikuti kesuksesan rekannya meraih emas setelah di semifinal dikalahkan karateka Vietnam, Nguyen Minh Phung. Christo hanya mampu menyumbang satu medali perunggu bagi Indonesia.

Ketua kontingen Karate yang juga Kapolda Kalimantan Selatan, Syafruddin, mengatakan dengan perolehan delapan medali emas, dua perak dan satu perunggu tersebut kontingen Karate sebetulnya telah melampaui target yang dibebankan KONI. Namun, dengan sisa enam nomor yang ada, mereka optimis akan kembali menambah emas pada hari terakhir, besok.

"Kami memiliki target dari KONI atau Satlak Prima dan target Forki sendiri. KONI menargetkan lima emas, dari PB Forki tujuh emas. Tapi, saya kira ini sudah maksimal. Kami sudah melebihi target yang dibebankan KONI maupun Forki," kata Syafruddin.

"Pada sisa pertandingan yang ada, kami juga akan tetap berusaha maksimal. Semoga bisa kembali menambah medali," tutur Syafruddin.

Cuaca Bisa Jadi Penghalang Emas di Atletik

Satu emas dari nomor 10,000 meter putra belum puaskan Agus Prayogo. Nomor 5000 putra menjadi bidikan selanjutnya Agus untuk meraih emas keduanya di SEA Games 2011.

Dengan catatan waktu 30 menit 10,43 detik, Agus sukses menyabet emas dari nomor 10,000 meter pada final yang berlangsung di Stadion Atletik Jakabaring, Palembang, Minggu 13 November 2011.

Namun, satu emas belum puaskan Agus. Setelah absen di nomor 5,000 meter pada SEA Games 2009, atlet yang juga tercatat sebagai anggota Secapa TNI AD dengan pangkat Sersan Dua tersebut ingin meraih emas di nomor 5,000 meter di SEA Games kali ini.

"Sekarang saya ingin meraih emas di nomor 5,000 meter, saya belum pernah menang di situ. Insya Allah emas lagi," ujar Agus.

Salah satu hal yang sedikit dikhawatirkan Agus adalah cuaca panas di Palembang. Hal itu dirasakannya saat menjuarai nomor 10,000 meter. Menurut Agus, cuaca panas Palembang sedikit mengganggu penampilannya.

"Cuaca tidak memungkinkan, panas sekali di sini. Catatan terbaik saya di 10,000 meter adalah 29,25 menit. Namun, di sini saya hanya mendapat 30,43," tegas Agus.

Nomor 5,000 meter putra sendiri baru akan dipertandingkan Selasa 15 November 2011 mendatang.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review