Tampilkan postingan dengan label Hot News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hot News. Tampilkan semua postingan

Jelang Chelsea vs Arsenal Kepercayaan Penuh untuk Terry

 Kembali lagi masalah merundung John Terry, namun Chelsea selalu berada di belakang kaptennya itu. Begitu juga kala The Blues akan menghadapi laga besar malam nanti kontra Arsenal.

Pasca kekalahan dari Queens Park Rangers pekan lalu, Terry dituduh melakukan tindakan rasismen kepada bek QPR Anton Ferdinand. Kasus yang mana merebak luas hingga akhirnya FA pun melakukan investigasi.Ini untuk kedua kalinya dalam rentang setahun Terry kembali bermasalah, setelah dulu terkena kasus perselingkuhan.Terry pun langsung diistirahatkan ketika Chelsea menghadapi Everton di Piala Liga Inggris kemarin. Kini ada yang memprediksi jika Terry bakal kembali bisa diparkir kala melawan Arsenal di Stamford Bridge malam nanti.Hal ini dilakukan tentunya demi memberikan ketenangan bagi Terry dan menjauhkannya dari segala pemberitaan media. Tapi hal itu tak akan dilakukan Andrea Villas-Boas karena ia mempercayai sepenuhnya Terry sebagai kapten Chelsea."Aku rasa tidak ada alasan untuk takut (memasang Terry). Tidak pernah ada dalam pikirannya, tidak pernah," tutur Villas-Boas di Sportinglife.Lebih lanjut saga Terry-Ferdinand menurut Villas-Boas tak akan menganggu konsentrasi timnya sama sekali. Buatnya saat ini adalah Chelsea bisa tampil bagus saat melawan The Gunners dan menjaga persaingannya dengan duo Manchester yang berada di atasnya."Aku tidak berpikir itu adalah gangguan untuk kami. Kami tidak terlalu banyak kehilangan fokus kami pada situasi saat ini, karena kami tidak boleh pernah kehilangan konsentrasi," simpul Villas-Boas.

Jelang Inter vs Juve 'Juve Bakal Menang 10-0'

Partai seru akan tersaji di Giuseppe Meazza nanti malam kala Inter Milan bertemu Juventus. Eks DirekturBianconeri, Luciano Moggi, menjagokan eks timnya bakal menang 10-0.

Moggi adalah aktor utama di balik kasus Calciopoli yang membuat Juve turun ke Seri B pada tahun 2006. Ia akhirnya dilarang seumur hidup untuk terlibat dalam sepakbola.Setelahnya Moggi kerap mengeluarkan komentar negatif soal Inter dan menilai Nerazzurri harusnya ikut dinyatakan bersalah juga.Kini jelang pertemuan kedua tim di pekan ke-9 Seri A dinihari nanti, Moggi kembali menggeluarkan komentar sensasional ketika ditanya soal prediksi pertandingan nanti. Moggi dengan yakin menilai Juve bakal menang dengan skor telak di kota mode itu."Usai Calciopoli, mereka mengatakan keputusan kurang adil ini harus diterima karena mereka yang membuatnya," sahut Moggi seperti dilansir Football Italia."Yang sebenarnya adalah Inter tidak tahu bagaimana rasanya kalah, mulai merengek dan mulai menunjukkan tanda-tanda kesulitan," sambungnya."Aku tidak punya masalah dengan Inter, namun aku berharap Juventus menang 10-0," tuntasnya.

Ketika Mewahnya F1 Berjumpa Kemiskinan India

 F1 dapat dikategorikan sebagai olahraga nan mewah. Maka begitu kontrasnya situasi ketika 'Jet Darat' menyambangi India, negara yang penduduknya masih banyak berada di bawah garis kemiskinan.

Menurut data Bank Dunia tahun 2005 silam, sekitar 41,6% dari total penduduk India masih berada di bawah garis kemiskinan internasional--mendapat kurang dari 1,5 dolar AS (sekitar Rp 13 ribu) per hari.Fakta ini sulit tersamarkan oleh hingar-bingar dan gemebyar gelaran F1 perdana di sirkuit Buddh di Uttar Pradesh pada akhir pekan ini. Simak penuturan Jenson Button, driver McLaren, yang hobi mengoleksi mobil dan salah satu koleksinya adalah sebuah Bugatti Veyron seharga 2,7 juta dolar AS."Anda tak bisa melupakan kemiskinan di India. Sulit datang ke sini untuk kali pertama, Anda sadar ada kesenjangan besar antara orang berada dan orang tak punya," akunya seperti dikutip Sport24."Semoga balapan di sini akan membantu semua orang. Bagus melihat balapan ini menyerap banyak tenaga kerja dan semoga itu membantu mereka dalam hal membuat hidupnya menjadi lebih baik," lanjut si pria Inggris.Jalannya balapan yang menjadi seri ke-17 musim ini bahkan dibayang-bayangi oleh ancaman demonstrasi dari sejumlah petani yang merasa tidak mendapatkan haknya secara penuh, sehubungan dengan adanya balapan tersebut.Di luar sirkuit megah tempat balapan nanti atau hotel mewah tempat para pembalap dan kru tim menginap, kemiskinan India memang memperlihatkan diri dengan jelas.Untuk kampiun F1 2011 Sebastian Vettel dari Red Bull, pemandangan yang ia saksikan dalam perjalanan 200 km dari New Delhi ke Taj Mahal sebelum membalap, bak sudah menjadi sebuah pencerahan."Ini sudah pasti membuat kaki Anda menjejak bumi lagi dalam banyak hal dan membuat Anda memahami banyak hal. Ini adalah sebuah inspirasi dan membuat Anda menghargai apa yang selama ini kurang Anda hargai," tutur Vettel.Gelaran GP India sendiri juga mendaptkan kritikan dari salah satu atlet ternama negara tersebut, Gagan Narang. Mengingat situasi dan kondisi yang ada, atlet menembak itu menilai GP India sama sekali tak membantu perekonomian lokal yang mana menjadi salah satu tujuan GP India.."Mari kita akui olahraga ini bukanlah untuk semua orang. Hanya mereka yang berkanton tebal saja yang memiliki akses. Aku sudah mendengar dari rekan-rekanku bahwa GP India bahkan lebih mahal dari GP Singapura. Itu sama sekali tak sesuai tujuannya," kritik Gagan.

Matri: Kemenangan Atas Inter, Pembuktian Juve


Musim lalu Matri menjadi pahlawan kemenangan Juventus atas Inter Milan.

Alessandro Matri tidak sabar untuk kembali tampil di laga panas antara Inter Milan kontra Juventus. Striker Bianconeri, julukan Juventus, tersebut menyatakan siap membawa timnya meraih kemenangan lagi atas kubu seteru utama.
Pertandingan antara Inter dengan Juve akan dilangsungkan pada Sabtu, 29 Oktober 2011 waktu setempat. Seperti yang sudah-sudah, duel yang biasa diberi tajuk Derby d'Italia itu dipastikan bakal berjalan sengit mengingat kedua mereka merupakan dua rival abadi di kancah Serie A selama ini.
Matri yang kini sedang dalam performa terbaik menyatakan kesiapannya menghadapi pertandingan besar itu. Dia juga yakin Juventus sanggup membawa pulang poin maksimal dari kandang Inter, Stadion Giuseppe Meazza, sekaligus memberikan bukti atas ketangguhan tim asuhan Antonio Conte tersebut di musim ini.
"Senang rasanya bisa menjadi pemuncak klasemen, namun sekarang kami harus fokus ke Inter. Kami harus memikirkan pertandingan pada Sabtu besok," ujar Matri.
"Kami bisa merasakannya dan itu akan menjadi pembuktian ketangguhan Juventus. Kami semua ingin melakukan yang terbaik dan sangat haus akan kemenangan," tandasnya dikutip La Repubblica, Jumat, 28 Oktober 2011.
Diketahui pada duel musim lalu di Olimpico Turin, Matri menjadi pahlawan kemenangan Juventus atas Inter. Ketika itu dia mencetak gol tunggal di menit 30 setelah menyambut umpan matang dari Fredrik Sorensen.
Nerazzurri, julukan Inter, kemungkinan tidak diperkuat kiper utama Julio Cesar yang masih dibekap cedera bahu. Tapi, Juventus jangan senang dulu karena portiere cadangan, Luca Castellazzi juga sedang dalam puncak kepercayaan diri usai mampu menggagalkan eksekusi penalti bomber Atalanta, German Denis pada pertandingan tengah pekan kemarin.

David Silva Terlalu 'Licin' untuk MU


"Pemain licin Spanyol (Silva) itu adalah jantung kreativitas ManCity," kata Venables.



Mantan manajer Timnas Inggris, Terry Venables, menilai gelandang David Silva (Manchester City) adalah aktor utama yang membuat Manchester United hancur berkeping-keping pada akhir pekan lalu.
ManCity menggilas MU dengan skor 6-1 di Old Trafford. Ini merupakan kali pertama MU kebobolan 6 gol di kandang sendiri sejak 81 tahun lalu.Gol-gol The Citizens dilesatkan Mario Balotelli (2 gol), Edin Dzeko (2 gol), Sergio Aguero, dan David Silva. Menurut Venables, nama terakhir adalah motor utama yang membuat MU sepanjang 90 menit terkurung di daerah pertahanan mereka sendiri. "Pemain licin Spanyol (Silva) itu adalah jantung kreativitas ManCity. Ia terus meningkatkan reputasinya dengan kinerja yang benar-benar menakjubkan. United tidak mampu menjaga dia," kata Venables kepada The Sun.Selain melesatkan satu gol, Silva juga menyumbangkan satu assist untuk gol terakhir timnya yang dicetak Dzeko. Dari tengah lapangan, Silva melepas tendangan voli yang langsung dikejar Dzeko dan dieksekusi."Silva terlalu diberi banyak ruang dan waktu dalam memegang bola di pertandingan itu, sehingga para bek United kesulitan membelenggu dirinya. Hampir setiap kali ia mendapat bola, para pemain United langsung mundur ke belakang dan lari ketakutan. Silva bermain dengan penuh keyakinan," puji Venables.Sejak kedatangannya musim lalu, Silva memang langsung menjelma menjadi roh permainan ManCity. Ia mampu menjadi jenderal lapangan tengah klubnya dalam membangun semua serangan.Silva sebenarnya bukanlah pemain pertama Spanyol yang sukses di Inggris. Sebelumnya, sudah ada Pepe Reina dan Fernando Torres."Anda bertanya-tanya sekarang mengapa manajer-manajer Premier League tidak ingin menambah pasukan mereka dengan pemain-pemain Spanyol. Padahal, mereka selalu beradaptasi dengan cepat di sini," tukas Venables.

"Kamu Janji Tidak Akan Tinggalkanku, Marco"

 “Saya tidak bisa melupakanmu”. Begitulah sedikit kalimat yang terlontar dari mulut Kate Fretti saat mengenang kekasihnya, Marco Simoncelli yang kini terbujur di peti mati. Kate mengaku masih sulit melupakan kenangan indah dan janji setia yang sempat dilontarkan sang kekasih.

Minggu, 23 September 2011, menjadi hari paling kelam dalam hidup Kate. Betapa tidak, usai menemani sang kekasih berlibur di Filipina, Kate harus menerima kenyataan ditinggal sang pujaan hati yang menghembuskan nafas terakhir, usai mengalami insiden mengerikan di Sirkuit Sepang, Malaysia.Derai air mata pun terus membanjiri wajah cantik Kate, ketika menyaksikan Simoncelli terkapar di lintasan, hingga akhirnya tak mampu bertahan dan tewas. Kini, jelang pemakaman sang kekasih yang sedianya akan digelar Kamis siang waktu setempat, Kate mencurahkan sekelumit kenangan manis dengan Super Sic yang menurutnya masih terus membayanginya kemana pun dia pergi.“Saya tidak bisa melupakannya. Yang bisa saya lakukan sekarang adalah melanjutkan hidup dengan kepedihan,” tutur Kate dalam sebuah interview singkat dengan Canale5, Kamis (26/10/2011).“Hari ini, saya pulang ke rumah (kami). Saya coba mengatakan kepadanya, bahwa dia pernah berjanji kepada saya bahwa kami tidak akan pernah berpisah. Tapi, dia salah,” pungkas sang kekasih yang juga turut menemani Simoncelli sebelum balapan yang akhirnya merenggut nyawanya.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review